Monday, 28 January 2019

Maksurah Masjid Agung Sang Cipta Rasa (adi chandra)



Di dalam Masjid Agung Sang Cipta Rasa ada dua Maksurah, yaitu satu Maksurah ditempatkan di shaf paling depan bersebelahan dengan mimbar, satu Maksurah lagi ditempatkan pada shaf paling belakang disebelah kiri pintu masuk utama. Layaknya seperti sebuah masjid kerajaan di masjid Agung Sang Cipta Rasa ini juga disediakan tempat untuk shalat khusus bagi keluarga kerajaan atau Maksurah berupa area yang dipagar dengan pagar kayu berukir. Maksurah yang ditempatkan di shaf paling  depan di sebelah mimbar itu diperuntukan bagi sultan dan keluarga keraton kasepuhan, Maksurah yang ditempatkan di shaf paling belakang di samping kiri pintu utama itu di peruntukan bagi sultan dan keluarga keraton kanoman.
Maksurah banyak ditemui di masjid-masjid tua arabia, afrika utara hingga wilayah-wilayah bekas kekuasaan emperium turki usmani. Fungsi awalnya adalah sebagai perlindungan bagi sultan dan pejabat tinggi kerajaan selama melaksanakan shalat di masjid dari kemungkinan serangan fisik terhadap petinggi kerajaan. Di dalam Maksurah ini pada masanya juga dilengkapi dengan senjata ringan pembelaan diri seperti tombak dan lainnya.
Bentuk tempat beribadahnya bagi sultan dan keluarga keratin kasepuhan dan keluarga keraton kanoman dengan bentuk ukuran 2m persegi, para pengunjung tidak diperbolehkan untuk memasuki tempat tersebut demi menjaga keutuhan tempat beribadahnya para sultan dan keluarga keratin kasepuhan dan keratin kanoman. Konon katanya apabila ada masyarakat yang tertidur ditempat itu akan dipindahkan posisi dirinya ketika tidur ketempat yang lain oleh penunggu tempat tersebut.


No comments:

Post a Comment